Kalau sebelumnya kita telah membicarakan Definisi, Ragam dan Ciri Puisi Lama, Kali ini kita akan membahas Definisi, Ragam dan Ciri Puisi Baru. Puisi baru disebut puisi modern. Bentuk puisi baru lebih bebas daripada puisi lama. Kalau puisi lama sangat terikat pada aturan-aturan yang ketat, puisi baru lebih bebas. Hakikat puisi tetap dipertahankan seperti rima, irama, pilihan kata, dll. Namun, demikian puisi-puisi baru tidak sepenuhnya lepas dari tradisi lama. Hanya ikatan itu lebih longgar.
Ragam Puisi Baru adalah sebagai berikut :
- Balada adalah puisi berisi kisah/cerita.
- Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.
- Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
- Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup.
- Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih.
- Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan.
- Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik.
- Distikton (sajak dua seuntai)
- Tersina (sajak tiga seuntai)
- Kuartin (sajak empat seuntai)
- Kuin (sajak lima seuntai)
- Sektet (sajak enam seuntai)
- Sanza atau Septina (sajak tujuh seuntai)
- Oktava (sajak delapan seuntai)
- Soneta (sajak empat belas baris)
MenyesalSekian dulu Tulisan tentang puisi baru, semoga dapat bermanfaat buat sahabat semua.
Karya Ali Hasjmi.
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Kini petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah di masa muda
Kini hidup meracun hati
Miskin ilmu, miskin harta
Ah, apa guna kuselalkan
Menyesal tua tia berguna
Hanya menambah luka sukma
Kepada yang muda kuharapkan
Atur barisan di pagi hari
Menuju arah padang bakti

0 komentar